Memahami Konsep Islamic Education Leadership Kyai Ageng Muhammad Besari

Authors

  • Eva Maghfiroh Universitas Islam Syarifuddin Lumajang
  • Parino Universitas Bakti Indonesia Banyuwangi

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kepemimpinan pendidikan Islam melalui sosok Kyai Ageng Muhammad Besari (Syekh Hasan Besari) sebagai tokoh yang berperan signifikan dalam bidang agama, budaya, dan nasionalisme. Menggunakan pendekatan konseptual dengan metode studi manuskrip dan penelitian akademik, penelitian ini bertujuan memahami hubungan dialektis antara aspek religius-kultural dan religius-nasionalistik yang diwujudkan oleh Syekh Hasan Besari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kyai Ageng Muhammad Besari merupakan pemimpin Pondok Pesantren Tegalsari yang mencapai puncak kejayaan di bawah kepemimpinannya, menarik ribuan santri dari seluruh nusantara. Dalam aspek budaya, ia menerapkan pendekatan akulturatif yang apresiatif dan akomodatif terhadap budaya lokal, menggunakan pola 'pribumisasi' dan 'negosiasi' dalam mengintegrasikan agama dan budaya tanpa menghilangkan tradisi lokal yang tidak bertentangan dengan prinsip Islam.

Penelitian ini menyimpulan bahwa nilai-nilai Islam Syekh Hasan Besari teraktualisasi dalam seluruh aspek kehidupan dengan pendekatan harmonis yang menghindari konfrontasi antara ajaran agama dengan budaya lokal atau identitas nasional. Warisannya menekankan pentingnya pemimpin agama dalam memupuk kohesi sosial dan mempromosikan pemahaman Islam yang inklusif, menghormati tradisi lokal, dan berkontribusi pada identitas nasional.

Kata kunci: kepemimpinan pendidikan Islam, Kyai Ageng Muhammad Besari, akulturasi budaya, nasionalisme, Pondok Pesantren Tegalsari

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Maghfiroh, E., & Parino. (2025). Memahami Konsep Islamic Education Leadership Kyai Ageng Muhammad Besari. Kitabaca : Journal of Islamic Studies, 2(2). Retrieved from https://ejournal.kitabaca.id/index.php/kitabaca/article/view/23

Issue

Section

Articles